Haters
atau anti-fans merupakan jadi salah satu bagian dari hidup seorang idol. Nggak
terkecuali, girlband setenar Girls Generation juga kerap kali diserang 'oknum-oknum'
tersebut di media sosial.
Seperti contoh pada beberapa waktu lalu
di Instagram Taeyeon Girls Generation.
Ia menyadari ada seorang akun yang memenuhi kolom komentarnya dengan kata-kata
kurang sopan seperti ungkapan caci maki.
"Apa sih bagusnya Kim Taeyeon? Sampah tsktsk,"
"karena dirimu Kim Taeyeon,
Baekhyun EXO dapat banyak
hujatan. Apakah kau senang membuatnya dapat hujatan? Apakah kau merasa lebih
baik? tsktsk," tulis salah satu netizen di akun Instagram Taeyeon.
Itu hanya beberapa dari komentar yang
sempat ia sampaikan pada Taeyeon
sambil membawa nama Baekhyun EXO,
pacar dari Taeyeon. Sungguh
'perhatian', gadis kelahiran 1989 ini berikan tanggapan bijaknya.
"Akan lebih baik jika kau menahan
diri untuk tidak mengucapkan kata seperti di sini. Orang-orang (lain) yang
berkomentar sedang dalam mood yang baik dan mereka bisa terluka (karena
kata-kata mu). Itu saja yang aku minta," balas Taeyeon seperti dilansir dari One Hallyu.
Nggak lama, akun haters tersebut
membalas tanggapan Taeyeon. Ia
mengungkapkan bahwa dirinya tak bermaksud untuk menulis semua perkataan itu dan
minta maaf. Bahkan si haters ini berikan dukungan pada SNSD untuk album barunya loh.
Well, semoga ia kapok dengan semua perbuatannya ini deh. Salut untuk
Taeyeon yang begitu
memperhatikan perasaan para fans di Instagram walau dirinya dihujat. So,
pendapat kalian soal hal ini bagaimana?

A Pink
sedang mempersiapkan diri untuk konser solo keduanya yang bertajuk "Pink
Island". Sebagai grup yang populer, tidaklah mengherankan jika tiket
konser tersebut ludes terjual seperti yang diberitakan media-media.
Terkait pemberitaan tersebut, sebuah postingan di situs Pann dengan judul
"Realita Konser A Pink" berniat menguak fakta di balik angka
penjualan tiket konser "Pink Island". Postingan tersebut menyoroti
kurang lakunya tiket konser solo kedua A Pink itu.
"A Pink akan menggelar konser di Jamsil Indoor Gymnasium," demikian
postingan tersebut dibuka. "Konser itu berkapasitas 5500 orang tapi mereka
berbohong dengan mengatakan ada 11 ribu orang yang hadir dalam satu hari
padahal 11 ribu kapasitas itu adalah total kapasitas selama 2 hari
konser."
"Realitanya konser tersebut kosong," lanjut postingan itu. "Standing section adalah bagian yang
paling diperebutkan tapi nyatanya bagian itu banyak yang kosong. Dalam 2 hari
konser, hanya ada 5 ribu dari 11 ribu kursi yang dipesan yang artinya masih ada
6 ribu kursi kosong."

Postingan tersebut cukup mengejutkan netter. Berbeda dengan berita yang
beredar, netter tak menyangka kalau masih banyak kursi yang belum dipesan di
konser A Pink.
"Wow, kosong begini padahal fans mereka sesumbar dimana-mana," kata
salah satu netter. "Bukannya fans A Pink memberitahu semua orang kalau
fandom mereka besar? Realitanya sampah," kata yang lain. "Aku tidak
peduli tiket konsernya laku atau tidak, tapi fans A Pink betul-betul mengatakan
pada semua orang bahwa fandom mereka adalah yang terbaik di Korea. Inilah
kenapa mereka banyak menerima kritikan," tambah yang lain.
Sementara itu, konser "Pink Island" akan digelar selama 2 hari pada
22-23 Agustus. Di konser tersebut, Chorong
cs akan membawakan lagu-lagu di album terbaru mereka, "Pink Memory".
Setelah membuat masalah dengan media online di
China, Sina, Tao sepertinya tidak ambil pusing. Ia tetap akan melanjutkan
rencananya untuk menggelar sebuah mini konser di China dalam waktu dekat.
Melalui akun Weibo resminya, Tao mengungkapkan keinginannya
tersebut tak lama setelah berita dirinya dengan Sina menghebohkan publik. Dalam
unggahannya, pria bernama lengkap Huang Zitao ini mengatakan jika dalam mini
konsernyya nanti ia akan mewujudkan impiannya tentang musik.
“Mini konser Tao akan menjadi wadah dimana kerja keras dan mimpi
tentang musik akan diwujudklan,” tulisnya seperti dilansir Soompi.
Tao sendiri berhasil mencapai angka penjualan sebesar 670.000
kopi untuk lagu solo perdananya di China bertajuk T.A.O. Dan mini konser ini
juga rencananya akan diadakan di Beijing, China pada tanggal 23 Agustus
mendatang. Tidak semua orang bisa datang ke mini konser ini karena yang datang
harus menggunakan undangan.
Mantan anggota EXO, Tao kembali berulah. Kali ini, dia membuat masalah
dengan sebuah outlet media di China, Sina. Pria bernama asli Huang Zitao itu
tidak menghadiri undangan wawancara dengan media tersebut.
Ketidakhadiran itu disebabkan karena padatnya jadwal Tao. Mengutip Soompi, Sina
mengkritik padatnya jadwal tersebut.
Masalah ini juga baru muncul setelah Sina mengungkapkan kekecewaannya terhadap
Tao yang tidak datang dalam dalam wawancara yang sudah dijadwalkan. Sina bahkan
harus menanti selama 1 jam di tempat yang dijanjikan untuk bertemu pria berusia
22 tahun itu.
Sina menuliskan kekecewaannya terhadap masalah tersebut di blog mereka. Pihak
Tao pun kemudian memberikan klarifikasi. Menurut mereka, Tao tidak bisa hadir
karena penata rambut dan make up-nya terlambat datang.
Berita itu langsung menjadi sorotan setelah tokoh selebriti lokal yang
merupakan anak seorang pengusaha kaya, Wang Sicong, secara pribadi
menyuarakanmengkritik Tao terkait masalah keterlambatannya. Kritikan itu
disampaikan Sicong lewat akunnya di Sina Weibo.
Manajer Tao kemudian menegaskan bahwa semua itu bukanlah salah Tao. Menurut
dia, itu hanyalah salah paham. "Itu bukan kesalahan Tao. Karena kesalahan
kami, ini kesalahpahaman," ujar manajer Tao.
Sementara itu, Tao telah mendapatkan perhatian dari para penggemarnya sejak
memulai karier solo di China dengan merilis album solonya pada 23 Juli lalu.
Kabarnya, Tao bahkan telah menjual 670.000 kopi album itu dalam pekan pertama
perilisannya. Dia juga mengatakan akan bersiap-siap untuk mengadakan konser
mini di China.